The Effect of Drug Screening Technology in Pharmaceutical Industrial


The Effect of Drug Screening Technology in Pharmaceutical Industriali

Disusun oleh   :

  1. Kartiko Wicaksono                       (G1F010061)
  2. Fandi Dwi Cahyo                        (G1F010062)
  3. Yoga Rizki Pratama                      (G1F010066)

Abstrak

Teknologi skrining obat terus berkembang pesat dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir ini. Akhir-akhir ini , banyak perusahaan farmasi fokus pada pengembangan dan penelitian untuk mengembangkan obat-obat klinis dengan berusaha menemukan teknologi yang efisien untuk perusahaan. Meskipun biaya pengembangan obat terus naik setiap tahunnya, tetapi ternyata tidak banyak obat yang dikenal di pasaran. Faktor ini membuat perusahaan-perusahaan farmasi memikirkan kembali langkah yang harus diambil dalam skrining obat untuk mengembangkan industri farmasi.

Kata Kunci: Skrining, obat, perusahaan farmasi, pengembangan, teknologi

Tanpa memandang sumber atau gagasan utama yang mengarah pada suatu molekul kandidat obat, uji obat melibatkan serangkaian eksperimen dan penelitian pada makhluk hidup yang dilaksanakan secara konsisten. Proses ini dinamakan skrining obat. Beragam uji (assay) biologik pada hewan percobaan baik pada tingkat molekular, selular, organ, maupun holistik digunakan untuk menentukan aktivitas dan selektivitas obat. Jenis dan jumlah uji skrining awal bergantung pada tujuan farmakologi dan terapeutik. Berbagai obat anti-infeksi akan diuji terhadap berbagai organisme penyebab infeksi, beberapa diantaranya menunjukkan resitensi terhadap obat standar, dan berbagai obat hipoglikemik akan diuji kemampuannya untuk menurunkan gula darah, dan sebagainya. Selain itu, kumpulan berbagai kerja lainnya dari satu molekul juga akan diteliti untuk menentukan mekanisme kerja dan selektivitas obat. Selama skrining obat berlangsung, berbagai penelitian dilakukan untuk mendapatkan profil farmakologis obat tersebut pada tingkat molekular, selular, sistem, organ, dan organisme. Pada tingkat molekuler, skrining akan dilakukan terhadap senyawa tersebut untuk menentukan afinitas ikatan dengan reseptor pada membran sel yang mengandung berbagai reseptor α (jika memungkinkan, pada reseptor yang terdapat pada manusia), pada berbagai reseptor lainnya, dan pada tempat pengikatan enzim.

Akhir-akhir ini obat yang ditemukan cenderung memakai teknik skrining High Throughput Screening. Berbagai aktivitas farmakologis baik in vivo dan in vitro menggunakan teknik ini, tetapi bergantung kepada peralatan yang banyak untuk mempelajari interaksi senyawa kimia dan molekul target biologis yang baru. Teknik High Throughput Screening ini bertujuan untuk menggabungkan kombinasi interaksi senyawa kimia dan molekul target biologis. Metode kombinasi tersebut termasuk ke dalam penelitian senyawa kimia dan metode tradisional lain yang disimpan dalam pusat data molekul.

Alat High Throughput Screening

Banyak perusahaan industri farmasi mencari keuntungan dengan menimbun kombinasi kimia dalam pusat data perusahaan dan melanjutkan ke tahap lanjut dalam drug discovery. Oleh karena itu, jika tidak ada teknologi high throughput screening maka skrining senyawa baru tidak dapat ditemukan sedangkan senyawa baru tersebut ditujukan untuk pengembangan kemajuan  teknologi skrining obat dan penemuan obat baru. Maka, menemukan molekul aktif baru menggunakan teknik High Througput Screening mengalami banyak kesulitan karena banyaknya jumlah data.

Hal ini menyebabkan perusahaan-perusahaan farmasi terpaksa menggunakan metode High Throughput Screening secara terus menerus. Untuk industri farmasi , strategi lain yang memungkinkan para perusahaan farmasi untuk memperoleh izin pengembangan obat, tetapi menggunakan teknik skrining yang sedikit berbeda yaitu High Content Screening (HCS). Metode ini pada dasarnya adalah metode penemuan obat baru yang berisi tentang hubungan molekul dengan reseptor spesifik atau interaksi enzim. Teknik High Content Screening menjelaskan karakteristik yang tidak teramati dalam obat baru pada waktu tertentu. Proses ini melibatkan perubahan protein, seperti transduksi sinyal GPCR dan trasduksi sinyal kanal ion. Teknik ini dapat digunakan untuk menentukan apakah efek obat baru mempengaruhi fungsi sel yang menjadi target dalam suatu terapi. Data yang diperoleh dari teknik HCS membuat pemahaman yang lebih mendalam tentang efek bakal obat. Teknik ini dapat juga digunakan untuk meneliti asam nukleat serta proses selular seperti apoptosis seperti pengujian apoptosis DNA.

Alat High Content Screening

Berbagai teknologi skrining seperti HCS dan HTS memiliki banyak keuntungan, meskipun masih ada kekurangan dari kedua teknik skrining tersebut. Dibandingkan dengan teknik lain, data yang diterima dari teknologi HTS dan HCS lebih spesifik untuk penemuan obat baru. Masalah lain dalam penemuan obat adalah masalah ekonomi, terutama pada zaman sekarang ini yang sedang terjadi krisis keuangan global. Teknik HTS dan HCS dapat menurunkan biaya dalam artian efisien mengenai informasi-informasi spesifik yang berguna dalam penemuan obat baru dengan banyak data toksikologi. Data yang lebih spesifik tersebut menyebabkan perusahaan-perusahaan farmasi dapat melakukan efisiensi uang dalam proyek penemuan obat baru. Harapan yang diinginkan oleh para perusahaan farmasi dengan efisiensi biaya pengembangan obat dapat menurunkan tingkat kerugian dalam penjualan obat baru tersebut.

Referensi:

Ramakhrisna. 2005. Handbook Of Drug Screening. Marcel Dekker. USA

Lanshing, Taylor. 2007. High Content Screening. Humana Press. New Jersey

Smith,A. 2002. Screening for Drug Discovery. Nature 418.

William Jansen. 2009. High Throughput Screening. Humana Press. New Jersey

Martis E.A . 2010. High-Throughput Screening: The Hits and
Leads of Drug Discovery. Journal of Applied Pharmaceutical Science. India

This entry was posted in TSF Mahasiswa 2010. Bookmark the permalink.

6 Responses to The Effect of Drug Screening Technology in Pharmaceutical Industrial

  1. Syaeful Bahri (G1F010018) says:

    Bangga menjadi farmasis di zaman serba canggih gini😀
    Thanks for your info

  2. Batman says:

    baru tau loh ada alat” secanggih ini di dunia ini

  3. Raafi Syafriza says:

    nice post agan wicak7

  4. hafidz pamungkas says:

    artikel yg ckup bagus , penjelasan cukup mudah dicerna dan kesimpulan yang gampang dipahami

  5. sejauh pengetahuan kami peran high throughput screening antara lain adalah identifikasi senyawa target yang ada dalam bakal calon obat , mendapatkan data farmakokinetik tentang calon obat baru tersebut , serta meneliti karakteristik metabolisme calon obat baru dalam tubuh.

    terimakasih
    Kartiko Wicaksono (G1F010061) Fandi Dwi Cahyo (G1F010062) Yoga Rizki Pratama (G1F010066)

  6. dimas anggara says:

    mau nanya gan saya baca artikel ini di kaskus

    apa peran nyata high throughput screening dalam proses penemuan obat baru ?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s