EFISIENSI TINGGI PENCAMPURAN BAHAN PADAT DALAM CAIRAN MENGGUNAKAN HIGH SHEAR MIXING


  EFISIENSI TINGGI PENCAMPURAN BAHAN PADAT  DALAM CAIRAN MENGGUNAKAN HIGH SHEAR MIXING

Aghita Purwaningsih (G1F009046)

Rizqi Permata H (G1F009045)

Puji Lestari (G1F009047)

 

Jurusan Farmasi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED), Jln. Dr. Soeparno Karangwangkal, Purwokerto, Jawa Tengah

________________________________________________________________

ABSTRAK

Pencampuran adalah proses yang menggabungkan bahan-bahan yang berbeda untuk menghasilkan produk yang homogen. Suatu perlakuan khusus terutama diberikan apabila mencampur  bahan padat yang sukar larut kedalam cairan dan proses tersebut dilakukan pada skala produksi yang besar. Oleh sebab itu, dibutuhkan sebuah teknik pencampuran yang memiliki efisiensi tinggi. Salah satu teknik tersebut yaitu High Shear Mixing yang memiliki mekanisme kerja mirip dengan vortex. Alat yang digunakan yaitu berupa mixer yang terdiri dari komponen utama yaitu rotor, stator dan inline. Gerakan memutar dengan cepat dari rotor dapat menimbulkan pusaran yang arahnya disebar oleh stator, Perkembangan penting dalam desain HSM yaitu teknologi SLIM (Solid/liquid Injection Manifold). Dalam system SLIM, padatan tidak ditambahkan melalui bagian atas batch, tetapi penambahan bahan dilakukan tepat dalam ruang campuran melalui inline, sehingga padatan dapat langsung tercampur dalam pusaran.

Keyword : Pencampuran , High shear mixing ,  SLIM

________________________________________________________________

Proses pancampuran merupakan salah satu pekerjaan yang sangat umum dilakukan dalam kehidupan sehari-hari (Lachman,1989). Pencampuran adalah proses yang menggabungkan bahan-bahan yang berbeda untuk menghasilkan produk yang homogen. Pencampuran dalam sediaan farmasi dapat diartikan sebagai proses penggabungan dua atau lebih komponen sehingga setiap partikel yang terpisah dapat melekat pada partikel dari komponen lain (Bhatt dan Agrawal, 2007).

Tujuan dilakukannya pencampuran selain menghomogenkan bahan-bahan juga untuk memperkecil ukuran partikel, melakukan reaksi kimia, melarutkan komponen, membuat emulsi, dan lain-lain, sehingga tidak jarang dalam teknologi farmasi digunakan beberapa alat pencampur / mixer dengan jenis yang berbeda untuk mengolah bahan-bahan obat. Tidak hanya bahan-bahan obat yang akan mempengaruhi produk suatu obat, teknik pencampuran pun dapat mempengaruhi produk obat yang dihasilkan.

Menurut Bhatt dan Agrawal (2007), beberapa contoh pencampuran skala besar dalam bidang farmasi :

  • pencampuran bubuk/sebuk dalam pembuatan granul dan tablet
  • pencampuran kering (dry mixing) dalam proses kompresi langsung sediaan tablet dan kapsul
  • pencampuran bubuk/serbuk dalam pembuatan sediaan kosmetik seperti bedak
  • pembuatan serbuk yang larut dalam larutan untuk pengisian dalam kapsul lunak dan sirup
  • pencampuran dua cairan yang tidak saling larut, seperti sediaan emulsi

Mekanisme pencampuran cairan secara esensial masuk dalam empat kategori, yaitu : transpor bulk, aliran turbulen, aliran laminer, dan difusi molekuler. Biasanya lebih dari satu dari proses – proses ini yang dilakukan pada proses pencampuran (Lachman, 1989).

Faktor-faktor yang harus dipertimbangkan dalam pencampuran yaitu :

  • sifat fisik dari bahan yang akan dicampur, seperti kerapatan, viskositas, dan kemampuan bercampur
  • segi ekonomi, menyangkut pemrosesan
  • waktu, waktu yang dibutuhkan untuk mencampur
  • alat, kemudahan mencampur, perawatan, dan pembersihannya (Lachman, 1989).

Berdasarkan pengaturan penambahan suatu cairan atau larutan serbuk berupa bahan pengikat dan reaksi mekanik maka proses pencampuran terdiri dari low shear dan high shear. Shear adalah jumlah tekanan mekanik pada rotor (Tousey, 2002).

Pencampuran zat padat yang sudah terbagi halus dengan cairan berviskositas rendah pada produksi suatu suspensi tergantung dari pemisahan agregat (kumpulan) ke dalam partikel utama, dan distribusi dari partikel-partikel ini ke seluruh cairan. Proses ini sering terjadi pada suatu operasi pencampuran tunggal, asalkan dapat diadakan daya shear dengan kekuatan uang cukup untuk mencetak agregat. Sering digunakan turbin (rotor) berkecepatan tinggi, yang biasanya ditahan dengan stater untuk meningkatkan aksi shearing.

Pada proses pencampuran solid-liquid, digunakan metode shear mixing. Alat yang digunakan adalah shear nmixer. Mesin ini dirancang untuk mengurangi ukuran partikel dan mencampur. Metode pencampuran ini memiliki efisiensi yang lebih baik daripada metode pencampuran lain. Kecepatan putaran mesin ini 3000-15000 rpm.

High shear adalah suatu metode pengadukan, dimana cairan dengan kekentalan rendah (biasanya air) ditambahkan ke dalam campuran serbuk yang telah mengandung pengikat yang kemudian dicampur dengan sisa bahan dalam formulasi (Tousey, 2002). Namun, penggunaan high shear mixing pada kondisi tertentu dapat digunakan untuk membantu serbuk yang mempunyai karakteristik khusus/sulit tercampur terdispersi ke dalam cairan.

Gambar 1. High Shear Mixing

Gambar 1. High Shear Mixing

Setiap zat padat berbentuk serbuk memiliki karakteristik yang berbeda ketika ditambahkan ke dalam cairan dan beberapa memerlukan perlakuan lebih agar dapat terdispersi, bentuk hidrat lebih mudah terdispersi daripada bentuk lainnya. Padatan yang mudah tercampur hanya memerlukan sedikit gerakan mencampur atau menggojok yang dihasilkan oleh baling-baling turbin dengan kecepatan rendah atau agitator dayung. Namun, pada serbuk atau padatan yang cenderung sulit tercampur pada cairan seperti sulit untuk terbasahi atau membentuk aglomerulat, biasanya dalam pencampurannya menggunakan alat tambahan. Oleh sebab itulah, muncul solusi penggunaan high shear mixing.

Mekanisme pencampuran yang dihasilkan oleh high shear mixing hampir sama dengan vortex. Untuk gambaran lebih jelasnya mengenai pusaran atau gerak yang dihasilkan oleh high shear mixer (HSM) yaitu seperti pada gambar 2.

Gambar 2. Arah pusaran yang dihasilkan oleh HSM

Gambar 2. Arah pusaran yang dihasilkan oleh HSM

Komponen utama yang menyusun alat HSM yaitu rotor yang berputar dengan kecepatan tinggi dan sebuah komponen stasioner yang disebut stator. Rotor berbentuk seperti pisau yang tersusun dalam disk terbuka. Gerakan memutar dengan cepat dari rotor dapat menimbulkan pusaran yang arahnya disebar oleh stator. Faktor utama dari desain meliputi diameter rotor dan kecepatan rotasi, jumlah baris gigi, sudut dan lebar bukaan antar gigi pada rotor, jarak antara rotor dan stator serta jumlah generator. Alat ini membutuhkan tenaga listrik dalam pengoperasiannya.

Gambar 3. Macam-macam bentuk ujung kepala HSM (rotor dan stator)

Perkembangan penting dalam desain HSM yaitu teknologi SLIM (Solid/liquid Injection Manifold). Dalam system SLIM, padatan tidak ditambahkan melalui bagian atas batch, tetapi penambahan bahan dilakukan tepat dalam ruang campuran. Padatan dan cairan akan tercampur secara bersamaan, pembentukan aglomerat dapat dicegah karena disperse seketika. Konfigurasi Inline dalam batch SLIM dapat secara horizontal maupun vertical. SLIM terutama bermanfaat digunakan dalam pencampuran seperti bahan CMC (Carboksimetil selulosa), HEC (Hidroksietil selulosa), pati, pectin, talk, carbomer, gom xanthan, agar, tragacanth, dll. Sebab bahan tersebut berbentuk serbuk yang sulit bercampur dengan cairan dan biasanya mengapung di permukaan cairan sebab sulit terbasahi. Penambahan bahan melalui inline menghasilkan campuran antara serbuk dengan cairan dengan lebih efisien.

Gambar 4. Inline SLIM

Metode high shear mixing telah banyak dikembangkan dalam dunia industri, begitu pula dalam industri kefarmasian. Sebab metode ini memudahkan proses produksi dari berbagai jenis sediaan farmasi.

DAFTAR PUSTAKA

Anonim. 2007. Mixing Technologies in the Pharmaceutical and Medicinal Industries. A White Paper. Charles Ross and Son Company.

Bhatt, Bhawna and Agrawal, S.S . 2007. Pharmaceutical Engineering – Mixing. Delhi Institute of Pharmaceutical Science and Research Sector – 3. Pushp Vihar. New Delhi

Lachman, L, Lieberman, H.A, Kanig, J.L. 1989. Teori dan Praktek Farmasi Industri. Penerbit Universitas Indonesia. Jakarta.

Tousey. 2002. The Granulation Process 101 – Basic Technologies for Tablet Making. Pharmaceutical Technology page 8-1.

This entry was posted in TSF Mahasiswa 2009. Bookmark the permalink.

48 Responses to EFISIENSI TINGGI PENCAMPURAN BAHAN PADAT DALAM CAIRAN MENGGUNAKAN HIGH SHEAR MIXING

  1. Puji lestari(G1F009047) says:

    Menjawab pertanyaan pramita, sblumnya trimakasih atas pertanyaannya…
    dalam pencampuran tidak diperlukan suatu katalis karena dalam proses ini kita tidak melakukan suatu proses reaksi kimia dari zat-zat yang digunakan.

  2. pramita riawati says:

    mau tanya.. dalam pencampurannya itu diperlukan suatu katalis g??

  3. Ari mustika says:

    Mau tanya dong.. ada kapasitas minimal atau maksimalnya ga yaa?

  4. Puji lestari(G1F009047) says:

    jawaban buat bella….
    tujuan dari memperkecil ukuran partikel selain lebih memudahkan dalam proses homogenisasi juga dapat meningkatkan kelarutan obat dalam sediaan cair sehingga dapat meningkatkan proses absorbsi saat digunakan, selain itu apabila dalam sediaan suspensi agar zat aktif yang tidak terlarut itu tidak cepat mengendap ke bawah.
    seperti yang sudah dijelaskan diatas, ada alat lain yang bisa digunakan dalam proses pencampuran tentunya harus menyesuaikan dengan sediaan apa yang akan kita serta karakteristik dari masing2 bahan misal Hydraulic Lifting High Shear Homogenizing Emulsifier digunakan dalam proses pembuatan suatu emulsi.

  5. Rizqi Permata H (G1F009045) says:

    Menjawab pertanyaan Mz adi :
    maaf baru di balas😀. tidak ada ketentuan kelas industri farmasi seperti apa yang wajib menggunakan HSM. karena penggunaan alat ini juga tergantung produk yang ingin dihasilkan, sifat fisika kimia bahan, dan dari segi ekonomi.
    semoga jawaban kami membantu. terima kasih😀

  6. Rizqi Permata H (G1F009045) says:

    Menjawab pertanyaan Mayani :
    maaf sebelumnya, maksud pertanyaannya itu metode pencampuran padat-cair atau pencampuran yang lain?
    kalau untuk pencampuran padat-padat ada metode pencampuran seperti dry mixing atau dry blending. dalam metode ini digunakan robon blender. Ribbon blender terdiri dari palung horisontal berbentuk U dan agitator yang terbuat dari inner dan outer helical ribbon yang menggerakkan bahan pada arah yang berlawanan. Desain blender ini sangat efisien dan efektif untuk pencampuran kering.
    ada juga planatory mixing…pencampuran dan pengadukan bahan kental.
    wet mixing…untuk pencampuran bahan cair.
    seperti yang sudah dijelaskan di jawaban pertanyaan.
    terima kasih😀

  7. sigit s says:

    ingin bertanya dengan alat ini tujuannya untuk percampuran dg efisiensi tinggi, selain efisiensi tinggi apa lagi manfaat yg dapat diperoleh dari alat ini?? lalu seberapa banyakkah jumlah yang dapat dicampurkan dalam satu kali percampuran dengan menggunakann alat ini?? adakah faktor lain yang dapat mengganggu dalam pemrosesan percampuran sewaktu alat ini digunakan?? terimakasih

  8. Puji lestari(G1F009047) says:

    jawaban untuk dik nasyiyatul….
    high shear itu metode pencampuran dengan kecepatan putaran dari alat pencampur yang tinggi serta dengan rotor yang seperti pisau dmana bisa memperkecil ukuran partikel. sehingga metode ini merupakan gabungan dari proses pencampuran dan pengecilan ukuran partikel. terimakasih…….

  9. Puji lestari(G1F009047) says:

    mencoba menjawab pertanyaan dari andardian.
    selain untuk serbuk atau padatan yang sulit larut dalam cairan high shear mixing bisa digunakan untuk bahan padat yang mudah larut dalam cairan. contoh alat pencampur lain misalnya Hydraulic Lifting High Shear Homogenizing Emulsifier color mixer, vortex mixer, Shear Plough Mixer , dll
    terimakasih……………….

  10. mau memberikan saran sebaikna gambar ketiga dan keempat diberi keterangan supaya lebih jelas, tapi keseluruhan artikelna bagus dan lengkap🙂
    memberikan pengetahuan lebih dalam tentang teknik pencampuran.

  11. mayaniiii says:

    tanya dong ka, apa sih perbedaan metode high shear mixing dengan metode pencampuran yang lainnya ? keuntungan dan kerugiannya ?

  12. kaka, mau tanya masih belum mengerti yang tentang shear mixing itu apa minta di jelaskan
    terimakasih

  13. Andardian Widiniyah says:

    Andardian W. G1F009024
    mau tanya nih…
    kalau alat high shear mixing untuk serbuk atau padatan yang sulit tercampur pada cairan y??bisa untuk yang lain apa engga??terus kalau jenis alat pencampur selain ini ada apa engga ya??

  14. Bella Martha Heriana (G1F009055) says:

    hmm, mohon di jelaskan maksud dr tujuan pencampuran itu untuk memperkecil ukuran partikel ?
    selain menggunakan shear mixer, apakah ada cara lain yang bisa digunakan dalam industri farmasi ?
    perbedaan dr shear mixer dengan alat lain yg dapat digunakan ( apabila ada ) apa ? menurut anda, apabila ada alatnya, lebih baik mana ?
    terimakasih🙂

  15. Rizqi Permata H (G1F009045) says:

    Rio
    Terima kasih atas komentar dan sarannya😀
    iya, kami usahakan akan menambah lagi gambar-gambarnya.

    dien
    mau menjawab pertanyaan yang ke-2 dulu tidak apa apa ya? hehe
    tangga itu digunakan untuk mempermudah orang yang bekerja/yang menggunakan high shear mixer : memasukan bahan-bahan yang akan dicampur, lalu itu kan ada seperti tombol-tombol pengatur yang letaknya di atas…tangga ini digunakan agar petugas mudah dalam mengkontrol,menyalakan,mematikan alat. semoga jawaban kami dapat membantu. terima kasih😀

  16. bahan2 (serbuk) yg memiliki sifat bagaimana yg tidak bisa menggunakan High Shear Mixing yaa? itu kan di gambar ada seperti tangga untuk apa yaa? ada kegunaan khususnya gak?

  17. johanes says:

    dari yang saya baca, metode high shear mixing ini kan pake kecepatan tinggi dalam pengadukan, otomatis akan mengalami efek turbulensi pada saat pencampuran (efek muncul pusaran angin di tengah)..nah pertanyaan saya, turbulensi tersebut dapat memberikan efek apa dalam proses pencampuran bahan padat dengan cair? apakah semakin homogen atau tidak?
    makasih😀

  18. Rio Widiyantoro says:

    artikel ny bagus banget dn informatif,, mgkin untk penggambaran teknik ny bsa dperbanyak dlam arti ad gmbar2 proses yg bsa memudahkan reader dlm memahami,, kmudian ad ny kosakata khusus/ kosakata farmasi yg dpt djelaskn baik d akhir artikel atau dlm wacana(mnggunakan braket/kurung buka kurung tutup) agar memudahkan reader dlm memahami

  19. Tita Pristi says:

    Tita Pristi Dwi Cahyani G1F009069
    apa kelemahan atau kendala pencampuran menggunakan high shear mixing???

  20. AGHITA (G1F009046) says:

    terimakasih mba Renni Anggraheni:
    Alat dan proses ini tidak hanya digunakan pada industri farmasi saja tetapi biasa juga digunakan pada industri bahan kimia, kosmetik, makanan, dan industri plastik untuk emulsifikasi.

  21. AGHITA (G1F009046) says:

    Mencoba menjawab pertanyaan yang tersisa,🙂
    trimakasih kunjungan dan pertanyaannya dari Mustika Anggraeni
    Alat High Shear mixing ini bisa digunakan juga untuk pencampuran dalam proses granulasi sediaan padat, pembuatan emulsi, suspensi, dll.

  22. Rizqi Permata H (G1F009045) says:

    Untuk Tora Sudiro : Terima kasih ya tora sudiro mantan presbem @poedhelsmadha

    Untuk Rofif :
    Emulsi itu sediaan yang mengandung bahan obat cair atau cairan obat terdispersi dalam cairan pembawa distabilkan dengan zat pengemulsi yang cocok.
    Suspensi itu sediaan yang mengandung bahan obat dalam bentuk halus yang tidak larut tetapi terdispersi dalam cairan. Zat yang terdispersi harus halus dan tidak boleh cepat mengendap, jika dikocok perlahan-lahan endapan harus segera terdispersi kembali.

  23. Rofif says:

    Emulsi, suspensi, granul itu apa ya?? maaf, bukan orang farmasi jadi ngga begitu mengerti. mohon dijelaskan😀

  24. Rizqi Permata H (G1F009045) says:

    Menjawab pertanyaan Rofif
    Terima kasih atas pertanyaannya…teknik ini bisa digunakan pada proses pencampuran dalam pembuatan emulsi,suspensi, dan pembuatan granul.

  25. Tora Sudiro says:

    Artikel yang sangat menarik sekali,salam hangat dari tora sudiro, @poedhelsmadha

  26. Rofif says:

    mba-mba penulis…mau tanya….
    teknik high shear mixing ini bisa untuk sediaan apa aja ya????

  27. Rizqi Permata H (G1F009045) says:

    Menjawab pertanyaan Vemi :
    Dari sumber yang kami baca…
    transpor bulk merupakan gerakan sejumlah bahan yang relatif banyak yang dicampur dari satu tempat ke tempat yang lain dalam suatu sistem.
    pencampuran turbulen meruoakan akibat langusung dari aliran cairan turbulen yang ditandai oleh turn-naiknya kecepatan cairan secara acak pada setiap titik dalam sistem.
    pencampuran laminer sering terjadi jika cairan yang sangat kental diproses
    difusi molekuler, mekanisme ini paling maksimal karena sampai tingkat molekuler, disebabkan oleh gerakan termal molekul-molekul

    jawaban ini sekaligus dapat menjawab pertanyaan dari Pandu…
    ya mungkin ada beberapa istilah antara bidang yang Pandu tekuni dengan bidang farmasi. arti kata sama, namun ada perbedaan makna jika dikaitkan dengan ilmu yang berbeda…

    terima kasih yaaaa buat pertanyaan-pertanyaan… semoga bisa membantu… jika belum jelas, silakan ditanyakan kembaliiii…

  28. Rizqi Permata H (G1F009045) says:

    Menjawab pertanyaan Subkhan :
    terima kasih atas komentarnya…. memang ada banyak istilah yang kurang awam, karena artikel ini bersifat ilmiah, jadi kata-kata yang digunakan sedikit membingungkan…hahahahaah. mungkin tentang masalah penulisan/kosa kata yang digunakan bisa disesuaikan dengan tujuan penulisan dan sasarannya.
    iya…dalam pembuatan jus juga merupakan proses pencampuran, karena mencampurkan bahan padat (buah-buahan) ke cairan (air).
    ok,,,sip… terima kasih..

  29. Rizqi Permata H (G1F009045) says:

    Menjawab pertanyaan Tyas Ayu :
    penggunaan alat ini memiliki tingkat efisiensi yang lebih tinggi baik dari segi waktu dan biaya produksi, karena alat ini bekerja dengan putaran berkecepatan tinggi dari turbin (rotor) dan dengan getaran yang dapat mempermudah dalam proses homogenisasi. jika suatu campuran lebih cepat terhomogenkan, proses pencampurannya juga lebih cepat. kecepatan putarannya pun lebih tinggi, yaitu 3000-15000 rpm.

  30. Pandu says:

    mekanisme nya mirip proses pembentukan batuan sedimen di alam, ada arus laminer yang menghasilkan struktur sedimen paralel laminasi, sedangkan yang turbulen atau kalo dalam disiplin ilmu saya dikenal sebagai arus turbidit menghasilkan perpaduan struktur sedimen yang dikenal sebagai sekuen bouma….namun proses tersebut terjadi dalam kurun waktu geologi yaitu ratusan sampai jutaan tahun sampai sedimen hasil pengendapan menjadi batuan sedimen yang menampilkan struktur sedimen sebagai sebuah pembeda lingkungan pengendapan pada masa itu…

    bingung to????? saya baca juga bingung,,,

  31. vemy melinda says:

    kan di artikelnya tertulis…transpor bulk, aliran turbulen, aliran laminer, dan difusi molekuler. bisa dijelasin ga?😀

  32. subkhan juansyah says:

    beberapa haL..
    1. Gag mudeng makna istilah2nya, terlalu banyak istilah, jadi orang yg awam dlam bidang eksak kaya aku gag mudeng..
    2. Bikin juss juga pencampuran kan? Wkwkwk..
    3. Siip Laah..

  33. apakah penggunaan alat ini dalam industri farmasi memiliki tingkat efisiensi yang lebih tinggi baik dari segi waktu maupun biaya produksi?
    sekitar berapa persen efisiensi yang dapat diperoleh dari penggunaan alat ini?
    trimakasih sebelumnya..

  34. Renni Nugraheni says:

    selain untuk industri farmasi apakah alat ini bisa digunakan untuk industri lain??

  35. mustika anggraeni says:

    apakah alat ini bisa digunakan untuk mencampur dalam proses produksi bentuk sediaan farmasi lainnya???

  36. Puji lestari(G1F009047) says:

    jawaban buat pertanyaan Primawati…..
    prinsip kerjanya adalah dengan putaran berkecepatan tinggi dari turbin (rotor) dan dengan getaran yang dapat mempermudah dalam proses homogenisasi, rotor biasanya ditahan dengan stater untuk meningkatkan aksi shearing. dengan rotor yang berbentuk seperti pisau maka alat ini selain bisa mencampur juga bisa memperkecil ukuran partikel.
    thanks…….

  37. AGHITA (G1F009046) says:

    mencoba menjawab pertanyaan ZULFANI
    sblmnya trimakasih bwt kunjungan dan pertanyaannya
    Penggunaan alat ini sebelumnya juga harus memenuhi SOP yang telah ditetapkan. salah satunya yaitu melalui proses pembersihan alat/ pencucian dan berbgai validasi. hal tersebut harus dilakukan oleh industri yang menggunakan alat tersebut agar mutu produk yang dihasilkan memenuhi syarat.

  38. Puji lestari(G1F009047) says:

    jawaban buat pertanyaan gigih…..
    harga alat ini sekitar US $2000-20000 / Set atau Rp20.000.000-200.000.000. menurut kelompok kami alat ini bisa digunakan untuk industri menengah ke bawah.

  39. Rizqi Permata H (G1F009045) says:

    Menjawab pertanyaan Rizki Puspitasari
    Agar tidak terjadi gumpalan ya…. Bisa dilakukan dengan cara selama proses pencampuran, kita harus menghindari terjadinya muatan permukaan partikel. Dengan demikian, akan cenderung mengurangi proses difusi antarpartikel.

  40. Rizqi Permata H (G1F009045) says:

    menjawab pertanyaan intan kartika…
    metode pencampuran disesuaikan dengan bahan yang akan dicampur. untuk mencampur bahan padat dengan padat dapat menggunakan metode dry mixing. Biasanya dilakukan pada pembuatan sediaan sediaan yang sebagian besar bahannya terdiri dari zat padat dan relatif sedikit zat cair. untuk mencampur bahan cair dengan cair dapat digunakan metode wet mixing.

    paling bagus atau tidak…itu tergantung sifat fisika kimia bahan yang digunakan, tujuan yang ingin dicapai dari proses pencampuran yang dilakukan, dan bentuk sediaan yang ingin dihasilkan,

  41. Rizqi Permata H (G1F009045) says:

    Menjawab pertanyaan dari….
    Soraya : kemungkinan kecil adanya daerah mati sangat kecil, karena profil bowl bagian bawahnya datar. Didesign demikian untuk meminimalkan daerah/zona mati

  42. primawati says:

    mekanisme kerjanya kan seperti vortex, bisa dijelaskan tidak prinsip kerja alat tersebut? seberapa besar energi yang diperlukan untuk mengopresikan alat tersebut? makasih

  43. Intan Kartika Sari says:

    maaf, saya mau bertanya.
    dalam artikel tersebut dijelaskan mengenai metode yang digunakan dalam pencampuran bahan padat dalam cairan. bagaimana dengan bahan padat dengan bahan padat dan bahan cair dengan cair, metode apakah yang digunakan dalam pencampuran tersebut? kemudian apakah high shear mixing merupakan alat atau metode yang paling bagus dalam dunia farmasi?

  44. adi says:

    nice info, mungkin bisa dijelaskan klasifikasi industri farmasi, kemudian kelas mana yg wajib pakai HSM?

  45. Zulfani says:

    Bagaimana dengan faktor Kebersihan atau Higenisitas dalam proses pencampuran berbagai Obat?? Apakah alat ini sudah terjamin bersih ketika melakukan proses pencampuran tersebut??
    Sebelumnya Terima Kasih….

  46. gigih (g1f009027) says:

    mohon maaf harga dari alat ini berapa? bagaimana jika dibandingkan dengan harga alat biasa?
    apakah alat ini dapat digunakan dalam industri kelas menengah kebawah?

  47. Rizki Puspitasari says:

    Assalamu’alaikum..
    Ka, mau tanya…
    Pencampuran partikel yg permukaannya tidak konduktif(secara elektrik) sering berakibat timbulnya muatan permukaan, seperti yg ditunjukkan oleh kecenderungan serbuk untuk menggumpal setelah melalui proses agitasi. Nah gemana sih caranya biar tidak terjadi gumpalan tersebut?
    Makasih🙂

  48. soraya says:

    mau tanya dong,,,,
    klo dengan menggunakan mixer ini, bakalan ada kemungkinan daerah mati gak saat pencampuran?🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s